Minggu, 09 Oktober 2011

Langkah-langkah dalam meraparasi TV1

Langkah-langkah reparasi:

1);
* buka box tutup belakang. Apabila memperbaiki televisi keadaan mati total, lebih baik mesin televisi di lepas saja dari tabungnya. Agar lebih leluasa jika membolak-balik mesin televisi tsb. Di samping itu, akan lebih mudah dalam pengecekan komponen dan pengukuran tegangan. Tabungnya juga aman tidak berisiko kena benda-benda keras yang tidak sengaja selama reparasi. Hati-hati melepas mesin, kabel yang berhubungan dengan tabung harus dilepas dahulu seperti kop flyback (jangan dipegang kopnya sebelum dibuang tegangannya). Dan jangan langsung dilepas, buang dahulu tegangan yang masih tersimpan pada kop flayback, biasanya masih ada. Caranya yaitu ambil kabel multitester salah satu kemudian hubungkan colok multi tsb ke ground tabung. Dan colok yang lancip untuk menusukkan ke dalam kop flyback. Maka akan terbuang tegangan yang masih tersisa dalam kop dan tabung tsb. Setelah terbuang kemudian lepas kop tsb dari tabung dengan menggunakan tespen. Kenapa menggunakan tespen? Tujuannya apabila masih sedikit tegangan yang ada, maka akan terbuang pada lampu tespen, andapun lebih aman. Setelah kop terlepas, kemudian melepas rangkaian blog RGB yang menancap pada leher tabung, hati-hati sekali dalam melepas soketnya, karena kalau kaki katoda tabung ada yang sampai patah atau kaca leher tabung pecah, maka tentunya anda akan mengganti tabung.

2);
* membersihkan debu-debu yang ada sampai bersih dan bersihkan juga kotoran yang menempel pada jalur-jalur pcb dengan menggunakan bekas sikat gigi dan tiner yang cepat menguap atau bisa juga alkohol. Caranya, teteskan tiner atau alkohol pada sikat gigi dan pcb yang akan dibersihkan, lalu gosok dengan sikat sampai bersih dari kotoran. Mengapa kotoran yang menempel di pcb harus di bersihkan? Tujuannya adalah agar solderan yang retak-retak kelihatan dan memudahkan pengecekan atau penyolderan. Selanjutnya adalah melepas dahulu Transistor panel horizontal yang ada pendinginginnya di dekat flyback. Untuk menghindari kelalaian anda jika mesin televisi hidup. Karena jika mesin televisi hidup, maka flyback akan menyemprotkan tegangan tinggi sebesar 20-25kv . Coba anda bayangkan kalau terkena tegangan sebesar itu. Tetapi jika transistor panel sudah dilepas maka anda sudah aman. Karena hal ini penting, saya hanya mengingatkan saja. Tapi anda jangan terus takut, entar setelah membaca petunjuk ini anda takut. Jadi seorang teknisi jangan takut yang penting anda hati-hati dan selalu perhatikan letak kop flyback setiap akan mencoba menghidupkan mesin televisi, jangan sampai terletak diatas/dibawah mesin. Kop flyback tsb harus diletakkan jauh sepanjang kabel kop dan menghadap keatas atau dimasukan dalam gelas saja lebih amannya (posisi ini jika transistor horizontal sudah terpasang, jika tidak terpasang tidak apa-apa).

3);
* mengecek tegangan listrik 220v dan sekringnya. Apabila tegangan 220v normal & sekring normal, maka cek tegangan pada elco 400vdc, jika tidak ada tegangannya maka cek diode bridgenya atau 4 dioda penyearahnya, mungkin ada yang rusak.

4);
* jika tegangan pada elco 400vdc sudah ada (tegangannya hanya sekitar 250-300vdc saja, bukan 400vdc persis) kemudian ukur tegangan sekundernya 110-115vdc.

5);
* Apabila tegangan 110vdc tidak ada, maka kita cek satu persatu daerah skunder power supply saja. Atau anda lakukan penyolderan ulang dahulu pada bagian yang dicurigai, lalu coba hidupkan. Jika belum keluar tegangan B+ 110V, maka lakukan pengecekan komponen satu persatu didaerah skunder power supply. Gambar di bawah menunjukkan blok sekunder power supply.




6);
* Demi keamanan jika anda memperbaiki power supply, biasakan transistor panel horizontal dilepas dahulu seperti yang telah dijelaskan di atas.

7);
* Cabut/sedot dahulu solderan B+ pada kaki flyback yang ada hubungannya dengan elco B+ 160V agar tidak terbeban oleh flyback dalam memperbaiki power supply. Apabila tidak dilepas solderannya juga tidak apa-apa, flyback tidak akan menyemprotkan tegangan selam transistor panel horizontal belum terpasang. Namun hal tsb penting karena apa? Untuk mengetahui kaki B+ flyback tsb konslet atau tidak. Jikan konslet maka tegangan B+ dari power supply akan mati setelah dihubungkan dengan kaki B+ flyback. Maka secara langsung anda mengetahui bahwa flyback sudah konslet.

8);
* Apabila tegangan B+ belum keluar maka langkah selanjutnya mengukur komponen aktif dahulu, seperti Transistor (Tr), semua diukur satu persatu, jika menemukan ada yang rusak, maka gantilah yang baru.

9);
* Jika B+ power supply belum keluar juga tetapi transistor semua normal, maka cek dioda zener 110V. Dioda zener tsb bentuknya besar, seperti dioda 3A. Nah . . . Biasanya zener ini putus karena dioda ini adalah zener pembatas B+ 110VDC .

Basambung ka;
Langkah-langkah dalam mereparasi TV2

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar